Try to love something that I dislike

Katanya kalau tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka tak ta’aruf, tak ta’aruf maka tak menikah. 🙂

ting tong…. ngomongnya udah ngelantur… apa coba…. titttt tottttt…. *mikir

kenapa harus cinta ? sesuatu yang sederhana tetapi sulit untuk di gambarkan. *bengong (Kayak paham aja masalah cinta *garuk kepalak)

sorry… ini bukan masalah cinta kepada seseorang, tapi masalah cinta sama orang ingris…. ting tong… *makin bengong… maksudnya sama bahasanya 🙂 tapi kalau orangnya mau sama aq ya ngak papa… *makin ngelantur (kaca mana kaca)

hampir 3 bulan mengenal dan berusaha mencintai tapi hasilnya begitu mengharukan. hanya bermodal semangat tanpa suka membuat semua berjalan ditempat, tak ada perubahan bahkan ketika semangat sudah mencapai puncaknya tidak ada rasa penasaran untuk melakukan hal yang lebih.

kebanyakan orang hanya bisa menilai tanpa tau kalau hati ini berusaha keras melawan ketidak sukaan, melawan kemalasan, melawan tekanan. semakin aq beruaha untuk mennyukainya semakian jauh ia dariku, seakan tak mau bersahabat denganku. ada apa gerangngan dengan diriku sehingga begitu sulit untuk membuatnya bersahabat denganku. *lambaikan tangan (angkat topi) 🙂

ketika saya berjalan hanya dengan semangat tanpa kecintaan, aq hanya membawa raga untuk belajar tetapi tidak dengan jiwa ini. hanya bersemangat belajar seperlunya tanpa ada usaha lebih. rasa penasaran tak tersentuh sama sekali. gimana mau penasaran kalau suka juga tidak? *mikir (makin ngak paham ngomong apa *tembok mana tembok)

hati ini sudah lelah akan perlakuan mereka yang seolah meraka paling pandai di dunia ini. hati ini sudah lelah menahan cemohoan dibalik senyuman manis mereka, yang seolah memuji tetapi meremehkan. aq seunggg-sungguh berterima kasih untuk semua perlakuan itu, yang membuat hati ini bersemangat lagi untuk berusaha lebih, yang membuat hati ini tersenyum kembali seakan sudah pulih dari lirih. *lambaikan bendera putih (palu mana palu)

sampai saat ini saya masih dan akan terus berterima kasih kepada mereka yang selama ini tersenyum manis akan tetapi merendahkan kemampuan ini. tetaplah seperti itu sampai suatu saat nanti saya akan merubah senyuman itu menjadi senyuman kebanggaan atas diri ini. *bengong (pohon mana pohon) 🙂

Advertisements